Apa?!
Mengapa menatapku???
Tak kulihat cinta di matamu. Yang ada hanya rasa kasihan. Aku tak butuh itu. Simpan saja untuk dirimu sendiri.
Entahlah!
[_caNdy_18:00 121108)
Apa?!
Mengapa menatapku???
Tak kulihat cinta di matamu. Yang ada hanya rasa kasihan. Aku tak butuh itu. Simpan saja untuk dirimu sendiri.
Entahlah!
[_caNdy_18:00 121108)
adalah keajaiban ketika waktu mempertemukan kita
adalah keajaiban ketika tibatiba saja kau menghadirkan semuanya
semua rasa..
semua impian dan kenyataan..
serta arti..
tentang hidup
tentang cinta
tentang luka
dan tentang bahagia
kamu.. adalah keajaibanku…
yang terindah
_CaNdy_
(yogyakarta, 30 maret 2008)
jingga itu kini lenyap ditelan malam
menyisakan hitam yang bisu
dan aku?
karam bahkan sebelum kuputuskan membuat perahu
jingga itu menghilang bersama angin
meninggalkan molekul udara yang beku
dan aku?
meratapi air mata yang mengkristal di relung
jingga itu luruh bersama hujan sore ini
membalurkan perih di tanah yang terluka
dan aku?
mencarinya di seluruh penjuru dunia
jingga..
_CaNdy_
dan telah kauhapus namaku dari hatimu, Hujan..
di sini kering tanpa hadirmu
aku tak bisa menunggu lagi
aku yang sudah hampir mati,
daunkering
kenapa ada orang yang tega berlagak tak tau apa-apa,
padahal di sampingnya ada orang sekarat mau mati karena cintanya???
_CaNdy_
tak ingin lagi
tak lagi ingin
ingin tak lagi
ingin lagi tak
lagi tak ingin
lagi ingin tak
_CaNdy_
betapa dunia serasa demikian menghilang
dan hanya tersisa ruang tuk sematkan
sketsa wajahmu,
hanya karena sekuntum rindu layu
dan ketika rasa itu bersambut hangat
sedemikian hingga segenap peri
menari-nari
kurasa, pohon cinta mulai bersemi
di hati
_candy_
Kata orang masih empatpuluhdelapan jam
Tapi coba kalikan enampuluh, lalu kalikan lagi enampuluh
172800, bukan?
Iya, benar kata Letto:
Rindu memang tak tau malu!
_candy_
Andai dapat ku ajak dirinya berkalana ke dalam lubuk hatiku, kan tunjukan padanya,
bahwa tlah banyak kuukir namanya disana……
——————-
Tentang burung yang terluka, ku tak menahu
tapi, tentang hati yang terluka, itulah aku…….
——————
Entah apa yang kurasa,
Namun ketika ia pergi, hati serasa mati……..
_aku_