Setidaknya…

dalam sunyi ketika ku terluka dan terlunta

kamu hadir memberi warna di hidupku..

dalam diam ketika ku tersedu

kamu datang membawa senyuman untuk tenangkanku..

banyak yang tak bisa kuberikan karena keterbatasanku,

tapi kamu melengkapi dan menggenapinya..

di tengah hujan badai

bayangmu meneduhi dan menghangatkanku..

kamu begitu sempurna,

setidaknya di mataku..

 _CaNdY_

(Yogyakarta, detik ini… 12:04… 160808)

Published in: on 16,Agustus 2008 at 5:08 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

Hari Ini Aku Membaca Calon Arang

Pramudya Ananta Toer,

aku kembali menjadi anak kecil di penamu

yang dengan lugu bersuara “bagaimana kelanjutan ceritanya bunda?”

hingga tak terasa sekerat buku itu habis kutelan dan menghantarkanku

bukan pada lelap, tapi pada bayangan kekejaman sang Calon Arang

otakku yang telah begitu rumit memilah benar dan salah

kembali dengan gamblang menguak putihnya sang pertapa Empu Baradah (pekik)

Published in: on 4,Agustus 2008 at 2:04 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.